Posts

Showing posts from February, 2012

Bahagia

Image
Bahagia itu walau datang sekejap amat mendamaikan
Bahagia itu walau hadir sementara sungguh teruja
Bahagia itu hanya pinjaman namun kesyukuranku tak pernah padam hanya padaMu Ya Rabb
~ dedikasi buat sahabatku tersayang Ibu muda ~ sempena kelahiran anakanda tersayangnya..

KARYA IM : Cinta Selayaknya...

Sakit pada sebuah penantian Mengajar diriku untuk terus kuat Kuat untuk memacu hidup Kuat untuk bertahan pada tiap ujian Kuat untuk menangkis segala nista
Walau kadang hati tak rela terluka Tapi mata selalunya tak terbendung linang air mata
Penat sudah merintih pada diri Lantas pada siapa lagi ingin ku mengemis Hati selalu merelakan pedih tersayat berbisa kembali
Lelah pada sebuah pencarian Melemaskan dan menyesakkan setiap sendi yang berdenyut
Masih wujudkah cinta di dunia ini Atau aku hanya larut dalam kisah dongengan Yang selalu hikayatnya bergema saban waktu Bahagia menjelma selepas duka bermaharajalela
Bukanlah menunggu putera kayangan menjemput Bukan juga menunggu pahlawan gagah perkasa menyambut hati Apatah lagi mendamba kisah cinta sang arjuna jiwa Hanya bermohon pada Yang Maha Kuasa rasa cinta pinjaman dariNya Melalui hambaNya  kepada hambaNya
Jika selayaknya…

KARYA IM : Rindu pada Mu :)

Image
Bila Dia utuskan rindu menderu angin membalut kalbu
Bila Dia kirimkan sendu dingin salju tak terasa dek haba yang melemaskan jiwa
Bila Dia hadiahkan ujian rawan hati membungkam indah pelangi hari
Bila Dia peduli kita semua itu jelas ada hikmah selautan
Bila duka kita mengadu padaNya bila sakit penawar ada padaNya bila bahagia syukuri juga nikmat pinjamanNya
Indah bila cinta dan rindu padaNya kerana yakin Dia selalu ada di sisi Di sini Ya Ilahi


Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu (menghadapi segala kesukaran dalam mengerjakan perkara-perkara yang berkebajikan), dan kuatkanlah kesabaran kamu lebih daripada kesabaran musuh, di medan perjuangan), dan bersedialah (dengan kekuatan pertahanan di daerah-daerah sempadan) serta bertaqwalah kamu kepada Allah supaya, kamu berjaya (mencapai kemenangan).
(A-li'Imraan 3:200)

KARYA IM : PERCAYA

Image
Kala hati berkata Membungkam dan tak bermaya lidah untuk berbicara
Saat ini Hati seakan bertanya Layakkah menerima semua
Percaya dan setia Dua kata yang sukar diterjemah Berlainan rupa namun saling terikat
Cinta ini terbina atas landasan Dia Walau tak serupa dengan insan biasa Tetap daku percaya Walau tampak tak seindah biasa Tetap daku genggam ia Walau jelik di mata mereka Tetap daku setia
Menanti pada yang pasti Setiap jalan yang terbentang di depan sana Walau ranjau jalan ku lalui Walau payah untukku mendaki Tetap ku percaya cinta ini Cinta pada abid Ilahi Yang utuh berpaut padaMu Abadi
Buat kesekian kalinya ku coretkan tinta ini Pasti

KARYA IM : JANJI

Image
Sendu bernada sayu Ritihan lara seakan menyeru rintik-rintik jiwa Menderu bayu malam itu
Dingin menggigit kesepian  Membalut hati yang syahdu merintih
Masihkah ada ruang buat diri ini Tecari-cari di mana silap diri
Masihkah diri diingati Dalam tiap doa dan sujud seusai munajatmu
Akankah aku bertahan di sini Menanti pada yang tak pasti
Berteleku hiba Walau selemah mana kudrat diri Akan terus ku berjuang demi cinta ini Akan tetap jua ku berpaut pada reranting rapuh Akan teguh ku mendokong impian yang satu
Kerana ku percaya Ada sinar di hujung sana Ada impian  yang pasti terlaksana Ada harapan kan ku genggam bersama
Demi cinta tulus dan kasih terulung Buatmu mujahid cintaku  Bawa ku ke syurga Ilahi Janji ku padamu

KARYA IM : DIAM

Diam tanpa berkata itu sepi Diam tanpa khabar itu hilang Diam tanpa emosi itu kaku
Diam kerana bertafakur itu ibadah Diam kerana muhasabah itu indah Diam kerana menghindar dusta itu mujahadah
Diam itu molek Bila berlandaskan syariat Bertunjangkan Islam Dan bersaksikan Dia yang Maha Kuasa

KARYA IM : Bicara Hati

Image
Dan bila ia berlalu juga bila ia berlaku ku termanggu kelu...
Tak mampu menutur kata pantas serasanya sungguh tak tahu
Angin.. kirimkan keluhan kalbu
Bayu.. biarlah berlalu sepi di sini
Diri... moga terus kuat memacu menuju redha Yang Maha Satu
Diam itu petanda sepi tanpa berbahasa bicara hati menerjah setiap hari

Kenangan Hidup by Geisha

Image
Jika ku hadir untuk disakitiBiarlah ku pergi jauh dan sendiri Tanpa ada kamu siapa pun di sini Ku menangis
Kebodohanku telah anggap dirimu Kan baik untukku butakan hatiku Kau pergi begitu saja tak ku tahu Ku telah layu
Mungkin karnaku terlalu mencintaimu Ku terluka
Ke mana ku berlari Ke mana aku kan pergi Ku cintai namun benci Caramu mencintaiku
Biarlah ku simpan Menjadi kenangan hidupku
Ke mana ku berlari Ke mana aku kan pergi Ku cintai namun benci Caramu mencintaiku (2x)
Ku cintai namun benci Caramu mencintaiku